Jakarta, Goodcar.id - BAIC Indonesia mulai menebar bocoran mobil baru yang bakal hadir pada 2026. Dari BJ30 HEV hybrid sampai hatchback listrik premium Arcfox T1.
Setelah sukses meluncurkan BAIC X55 II dan BJ40 Plus pada 2024, lalu BJ30 Hybrid pada 2025, tahun depan giliran BJ30 HEV versi CKD (Completely Knocked Down) siap meramaikan lini hybrid.
Produksi lokal ini bukan cuma soal jualan, tapi bagian dari strategi jangka panjang BAIC menjadikan Indonesia basis manufaktur regional di Asia Tenggara.
Arcfox T1, Mobil Listrik Pesaing BYD Dolphin
Selain hybrid, BAIC juga bawa sub-brand listrik Arcfox ke Indonesia. Arcfox dikenal sebagai mobil listrik premium yang futuristik dan sudah hits di Tiongkok.
Pengembangan Arcfox melibatkan perusahaan global seperti Magna, Huawei, Baidu, Autoliv, CATL, dan Bosch. Dari baterai sampai sistem ADAS dan teknologi otonom, semua dikolaborasikan untuk pengalaman berkendara yang aman dan futuristik.
Tahun depan, Arcfox T1 bakal jadi model entry level yang masuk segmen medium hatchback EV, bersaing dengan BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, MG4 EV, GWM Ora, dan AION UT.
Dhani Yahya, COO BAIC Indonesia, bilang “Arcfox T1 sudah sukses di negara asalnya. Kami yakin kesuksesan itu akan dibawa ke Indonesia.”
BAIC X1 EV, Small Hatchback Listrik
Selain Arcfox T1, BAIC juga menyiapkan BAIC X1 untuk segmen small hatchback EV. Dengan panjang sekitar 3,8–4,2 meter, model ini siap bersaing dengan Wuling Binguo dan BYD Atto 1, menambah pilihan EV kompak buat konsumen Indonesia.
Gak cuma mobil baru, BAIC juga memperluas jaringan dealer. Targetnya: 28 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026, fokus awal di Jabodetabek.
Saat ini ada 6 dealer, dan rencananya akan ditambah 7 dealer baru. Semua dealer bakal melayani penjualan, servis, hingga penyediaan suku cadang untuk BAIC dan Arcfox.
Layanan Purna Jual Biar Pengalaman Makin Mantap
BAIC juga serius soal layanan purna jual, termasuk:
Dhani Yahya menegaskan, “Indonesia bukan cuma pasar penting, tapi bakal jadi hub manufaktur strategis BAIC di Asia Tenggara.”