Jakarta, GoodCar.id – Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) diperkirakan mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas pada Jumat (13/6) seiring rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh aliansi mahasiswa di sejumlah titik strategis ibu kota. Pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan pusat Jakarta diimbau untuk mengantisipasi potensi kemacetan dengan memilih jalur alternatif yang telah disiapkan.
Bundaran HI merupakan salah satu simpul lalu lintas utama di Jakarta yang menghubungkan berbagai kawasan bisnis, perkantoran, pemerintahan, hingga pusat transportasi publik. Ketika terjadi kegiatan massa dalam jumlah besar, arus kendaraan di sekitar Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, hingga ruas-ruas penghubung lainnya berpotensi mengalami perlambatan.
Untuk meminimalkan gangguan perjalanan, masyarakat disarankan merencanakan rute sejak sebelum berangkat dan memanfaatkan jalur alternatif yang dapat mengurangi risiko terjebak kemacetan.
Aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung di pusat kota diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di sekitar Bundaran HI dan koridor Jalan MH Thamrin. Selain aktivitas peserta aksi, pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh petugas juga dapat memengaruhi kelancaran arus kendaraan.
Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada pengguna jalan yang melakukan perjalanan menuju kawasan Menteng, Tanah Abang, Harmoni, maupun Jakarta Selatan. Oleh karena itu, pengendara kendaraan pribadi maupun transportasi logistik disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghemat waktu perjalanan.
Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari kawasan Semanggi menuju pusat Jakarta dan ingin menghindari area Bundaran HI, terdapat beberapa rute yang dapat digunakan.
Rute pertama dapat ditempuh melalui:
Semanggi – Jalan Gatot Subroto – Jalan HR Rasuna Said – Jalan Prof. Dr. Satrio – Casablanca – Menteng
Jalur ini menjadi pilihan yang cukup efektif karena memanfaatkan koridor Kuningan dan Casablanca yang memiliki akses langsung menuju kawasan Menteng tanpa harus melewati Bundaran HI.
Alternatif berikutnya adalah:
Semanggi – Jalan Gatot Subroto – Jalan MT Haryono – Cikini – Menteng
Rute ini cocok bagi pengendara yang ingin mengakses kawasan Menteng melalui wilayah timur Jakarta. Jalur Cikini dapat menjadi pintu masuk menuju pusat kota tanpa harus melintasi area yang berpotensi terdampak aksi.
Pilihan lainnya yaitu:
Semanggi – Jalan KH Mas Mansyur – Tanah Abang – Harmoni
Jalur ini dapat digunakan oleh pengendara yang memiliki tujuan ke kawasan Jakarta Pusat bagian barat atau wilayah Harmoni. Dengan menghindari koridor Thamrin, perjalanan berpotensi menjadi lebih lancar saat terjadi kepadatan di sekitar Bundaran HI.
Bagi masyarakat yang berada di sekitar Bundaran HI dan hendak menuju Jakarta Selatan, terdapat beberapa rute alternatif yang dapat dipertimbangkan.
Rute yang dapat digunakan yaitu:
Bundaran HI – Jalan Imam Bonjol – Jalan Diponegoro – Jalan Proklamasi – Jalan Ahmad Yani
Jalur ini memungkinkan pengendara menghindari kepadatan di koridor utama Thamrin dan Sudirman sebelum melanjutkan perjalanan ke arah selatan atau timur Jakarta.
Alternatif lainnya adalah:
Bundaran HI – Jalan Kebon Sirih – Jalan Fachrudin – Jalan KH Mas Mansyur
Rute ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna jalan yang ingin menuju kawasan Jakarta Selatan melalui akses barat pusat kota dengan kondisi lalu lintas yang relatif lebih fleksibel.
Selain memanfaatkan jalur alternatif, masyarakat juga disarankan untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih cermat. Jika memungkinkan, hindari melintasi kawasan pusat Jakarta pada jam-jam pelaksanaan aksi guna mengurangi risiko keterlambatan.
Penggunaan aplikasi navigasi digital juga dapat membantu memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan memberikan rekomendasi rute tercepat sesuai situasi di lapangan.
Petugas mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi arahan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dengan perencanaan perjalanan yang baik, dampak kepadatan lalu lintas akibat aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI dapat diminimalkan.