Beranda / Artikel / 7 Cara Klaim Asuransi Mobil Terendam Banjir agar Tidak Ditolak, Jangan Coba-coba Starter!
Artikel

7 Cara Klaim Asuransi Mobil Terendam Banjir agar Tidak Ditolak, Jangan Coba-coba Starter!

Oktarayan W
07 March 2025 10:59

Jakarta, Goodcar.id - Musim hujan sering kali membawa risiko banjir yang dapat merendam kendaraan, termasuk mobil kesayanganmu. Bagi kamu yang memiliki asuransi mobil, penting untuk mengetahui langkah-langkah klaim asuransi banjir agar terhindar dari kerugian lebih besar. Berikut panduan praktis yang bisa kamu ikuti.

1. Pastikan Polis Asuransi Kamu Mencakup Perlindungan Banjir

Sebelum mengajukan klaim, pastikan bahwa polis asuransi mobilmu mencakup perlindungan terhadap risiko banjir. Perluasan jaminan ini biasanya harus disepakati saat pembelian polis. Menurut Laurentius Iwan Pranoto, Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, "Prosedur klaim asuransi mobil yang terkena banjir mengharuskan pemilik mobil untuk memenuhi persyaratan yang telah disepakati pada polis." 

2. Jangan Menyalakan Mesin Mobil yang Terendam Banjir

Setelah mobil terendam banjir, hindari menyalakan mesin karena dapat menyebabkan kerusakan lebih parah. Tindakan ini juga dapat mempengaruhi validitas klaim asuransi. Perusahaan asuransi akan menginvestigasi untuk memastikan kerusakan mobil yang terjadi adalah murni akibat kejadian banjir yang tak terduga dan bukan karena kesengajaan. 

3. Dokumentasikan Kerusakan dengan Foto dan Video

Sebelum mengevakuasi mobil, pastikan untuk mengambil foto dan video kondisi kendaraan yang terdampak banjir. Dokumentasi ini akan menjadi bukti penting saat mengajukan klaim. Siapkan juga dokumen lain seperti fotokopi SIM, STNK, dan kronologi kejadian secara tertulis. 

4. Segera Hubungi Pihak Asuransi

Laporkan kejadian ke perusahaan asuransi melalui call center atau aplikasi mereka sesegera mungkin. Biasanya, ada batas waktu pelaporan klaim setelah kejadian, misalnya maksimal 72 jam atau 5 hari pasca kejadian. Pastikan kamu tidak menunda pengajuan klaim agar tidak sampai terjadi gagal klaim. 

5. Minta Bantuan Evakuasi dari Pihak Asuransi

Untuk mencegah kerusakan mesin lebih fatal, mintalah bantuan evakuasi dari perusahaan asuransi. Jangan memaksakan diri membawa mobil ke bengkel sendiri, karena tindakan yang kurang cermat dapat dinilai sebagai kesengajaan oleh pihak asuransi sehingga mempengaruhi validitas klaim. 

6. Siapkan dan Lengkapi Dokumen Persyaratan

Pastikan pengajuan klaim asuransi banjir untuk mobil dilengkapi dengan syarat administratif yang diminta, seperti dokumen identitas diri pemegang polis, formulir klaim yang sudah diisi dengan lengkap dan ditandatangani, serta bukti kerusakan yang diakibatkan banjir. 

7. Ikuti Prosedur Survei dan Perbaikan di Bengkel Rekanan

Setelah laporan diterima, pihak asuransi akan mengirimkan tim survei untuk mengevaluasi kerusakan. Jika klaim disetujui, mobil akan diperbaiki di bengkel rekanan asuransi. Pastikan kamu memeriksa hasil perbaikan dan mencoba mobilnya sebelum menerima kembali kendaraanmu. 

Dengan mengikuti prosedur di atas, klaim asuransi banjir pada mobil dapat diproses dengan lebih cepat dan lancar. Selalu baca detail polis sebelum menandatangani perjanjian asuransi agar tidak ada kendala saat mengajukan klaim.

 

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua