Beranda / Motor Baru / Katalog / Suzuki GSX S150 Keyless STANDAR

Suzuki GSX S150 Keyless STANDAR

Rp 32.3 Juta
Kapasitas Mesin
147 CC
Mesin
DOHC LIQUID-COOLED F1
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Transmisi
Manual
Kapasitas Bensin
11 Ltr
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
2 Pilihan Warna
Titan Black
Brillian White
Tipe Kendaraan
Suzuki GSX S150 Keyless STANDAR
Rp 32.3 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Suzuki GSX S150 Keyless STANDAR
Kapasitas Mesin
147 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
DOHC LIQUID-COOLED F1
USB
Alarm
Bluetooth
Abs Ebd
Navigation
Drive Type
Cruise Control
JADWALKAN TEST DRIVE MOTOR
SUZUKI GSX S150 KEYLESS STANDAR
Artikel Terkait
Lihat Semua
Industri Otomotif Indonesia Klaim Siap Penuhi Kebutuhan Pick-Up Nasional
27 Feb 2026
Industri Otomotif Indonesia Klaim Siap Penuhi Kebutuhan Pick-Up Nasional 27 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Industri otomotif nasional menyatakan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial di dalam negeri, khususnya segmen pick-up. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), yang sejak 1969 berperan sebagai asosiasi industri kendaraan bermotor di Indonesia. GAIKINDO menyebut, bersama para anggotanya dan dengan dukungan pemerintah, industri otomotif nasional terus menyesuaikan perkembangan produk dengan kebutuhan masyarakat, termasuk untuk kendaraan roda empat atau lebih di segmen komersial. Pengembangan Platform dari Pick-Up ke MPV Dalam perjalanannya, industri otomotif Indonesia mengembangkan platform kendaraan komersial pick-up yang kemudian dikonversi menjadi kendaraan penumpang multi-guna (MPV). Awalnya, proses konversi dilakukan melalui kerja sama dengan industri karoseri. Seiring waktu, pengembangan tersebut dilakukan lebih lanjut oleh pabrikan hingga menghasilkan kendaraan MPV yang diproduksi secara penuh di dalam negeri. Model MPV yang lahir dari pengembangan tersebut kini menjadi salah satu segmen kendaraan yang banyak digunakan masyarakat Indonesia dan juga dipasarkan di kawasan Asia Tenggara. Pendekatan serupa disebut juga diterapkan dalam pengembangan kendaraan komersial pick-up untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor usaha di dalam negeri. Pernyataan GAIKINDO soal Kapasitas Produksi Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyampaikan bahwa industri otomotif Indonesia telah melakukan berbagai studi terkait pengembangan platform kendaraan komersial. “Kami dari industri otomotif Indonesia telah menjalankan berbagai studi untuk menyesuaikan perkembangan platform kendaraan komersial untuk memenuhi berbagai kebutuhan kegiatan usaha di dalam negeri, sehingga kami memiliki pengetahuan untuk membuat jenis kendaraan yang sesuai. Selain itu, kami juga memiliki kemampuan dan juga kapasitas untuk mengakomodir seluruh kebutuhan kendaraan komersial di dalam negeri,” ujar Anton. Menurut data GAIKINDO, saat ini terdapat 61 perusahaan yang menjadi anggota asosiasi tersebut. Untuk kendaraan komersial kelas menengah ke bawah atau pick-up, produksi dilakukan oleh sejumlah perusahaan anggota, yaitu: PT Suzuki Indomobil Motor PT Isuzu Astra Motor Indonesia PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) PT Sokonindo Automobile (DFSK) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia PT Astra Daihatsu Motor Secara keseluruhan, kapasitas produksi kendaraan pick-up dari perusahaan-perusahaan tersebut disebut mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun. Dampak ke Rantai Industri dan Tenaga Kerja GAIKINDO juga menyampaikan bahwa satu unit kendaraan terdiri dari lebih dari 20.000 komponen yang melibatkan berbagai jenis bahan baku, seperti baja, kaca, karet, plastik, dan tekstil. Komponen tersebut diproduksi oleh ribuan perusahaan di dalam negeri, termasuk pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Rantai industri otomotif nasional, baik dari sisi hulu (backward linkage) maupun hilir (forward linkage), disebut melibatkan sekitar 1,5 juta tenaga kerja. Dalam pernyataannya, GAIKINDO bersama Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM) meminta agar pemerintah memberikan kesempatan kepada industri dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial nasional. Langkah tersebut dinilai dapat mengoptimalkan kapasitas produksi yang tersedia sekaligus menjaga keberlanjutan tenaga kerja di sektor otomotif. Hingga saat ini, industri otomotif nasional mencatat kapasitas produksi pick-up ratusan ribu unit per tahun. Pernyataan asosiasi tersebut menegaskan posisi industri dalam negeri dalam konteks pemenuhan kebutuhan kendaraan komersial di pasar domestik. Lihat Selengkapnya
Bocoran Spesifikasi Suzuki Burgman 2026, Skutik 150 cc dengan TCS dan ABS Muncul di Samsat Jakarta
26 Feb 2026
Bocoran Spesifikasi Suzuki Burgman 2026, Skutik 150 cc dengan TCS dan ABS Muncul di Samsat Jakarta 26 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 mulai mengemuka setelah sebuah model berkode UFR150 tercatat dalam laman pajak kendaraan bermotor wilayah DKI Jakarta pada awal 2026. Pendaftaran nama tersebut memicu spekulasi bahwa Suzuki tengah menyiapkan skuter matik 150 cc untuk memperkuat lini skutik besar di Indonesia. Berdasarkan data yang beredar, model berkode UFR150 memiliki nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) sekitar Rp 18 juta. Angka tersebut biasanya menjadi acuan dasar sebelum penambahan pajak dan komponen biaya lain hingga menjadi harga on the road. Jika merujuk pada basis globalnya, UFR150 merupakan produk hasil kolaborasi Suzuki dengan pabrikan asal China, Haojue. Di pasar luar negeri, model tersebut dikenal sebagai Haojue UFR150. Ketika masuk Indonesia dengan branding Suzuki, besar kemungkinan namanya akan disesuaikan menjadi Suzuki Burgman 150 atau Suzuki Burgman 2026. Sejumlah sumber industri menyebut pendaftaran kode ini menjadi indikasi serius bahwa Suzuki bersiap masuk ke segmen skutik 150 cc yang selama ini dihuni pemain mapan. Desain Membulat dengan Pencahayaan Full LED Mengacu pada model yang sudah beredar di pasar internasional, Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 menunjukkan desain yang cenderung membulat dengan tampilan modern. Sektor pencahayaan sudah menggunakan sistem full LED. Lampu utama dilengkapi proyektor di bagian depan, dipadukan dengan DRL LED yang memberi kesan premium. Panel instrumen juga sudah mengusung layar digital penuh, menampilkan informasi kecepatan, konsumsi bahan bakar, hingga indikator sistem keselamatan. Dimensi bodinya masuk kategori big skutik, dengan dek kaki luas dan posisi duduk yang dirancang nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah. Mesin 149 cc Berpendingin Cairan Dari sisi dapur pacu, Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 mengarah pada mesin 149 cc, satu silinder, empat langkah, dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI). Mesin tersebut menggunakan pendingin cairan (liquid-cooled), konfigurasi yang umum dipakai pada skutik 150 cc modern untuk menjaga suhu tetap stabil dalam kondisi lalu lintas padat. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 10,6 kW atau sekitar 14,2 daya kuda, dengan torsi puncak 14,2 Nm. Angka tersebut berada di kelas yang sama dengan skutik 150 cc yang sudah lebih dulu beredar di Indonesia. Sistem pengereman mengandalkan cakram di roda depan dan belakang. Ukuran roda 14 inci dipadukan tangki bahan bakar berkapasitas 8 liter, cukup untuk menunjang mobilitas harian tanpa sering berhenti di SPBU. Fitur Keselamatan: TCS dan ABS 2-Channel Salah satu poin menarik dalam Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 adalah kelengkapan fitur keselamatannya. Model ini disebut telah dibekali Traction Control System (TCS). Fitur tersebut berfungsi mengurangi risiko roda belakang kehilangan traksi saat akselerasi, terutama di permukaan jalan licin. Selain itu, sistem Anti-lock Braking System (ABS) dua kanal turut disematkan. ABS 2-channel bekerja di roda depan dan belakang untuk mencegah penguncian roda saat pengereman mendadak. Tak hanya itu, terdapat pula fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang mampu memantau tekanan angin ban secara real-time. Informasi tekanan ban akan ditampilkan di panel instrumen digital, membantu pengendara menjaga kondisi ban tetap optimal. Potensi Masuk Segmen Skutik 150 cc Nasional Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PT Suzuki Indomobil Sales terkait waktu peluncuran maupun nama final yang akan digunakan. Namun pendaftaran kode model di sistem pajak kendaraan biasanya menjadi tahapan awal sebelum peluncuran resmi. Jika benar dipasarkan, Bocoran spesifikasi Suzuki Burgman 2026 memperlihatkan strategi Suzuki untuk memperluas portofolio skutik di kelas 150 cc, segmen yang selama ini menunjukkan permintaan stabil. Dengan kombinasi mesin 149 cc berpendingin cairan, sistem ABS dua kanal, TCS, serta TPMS, spesifikasi yang beredar menunjukkan bahwa model ini diposisikan sebagai skutik modern dengan fitur keselamatan lengkap. Untuk saat ini, publik masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak pabrikan mengenai detail harga on the road, varian warna, serta jadwal peluncuran di Indonesia. Yang jelas, kemunculan nama UFR150 di sistem administrasi kendaraan bermotor menjadi sinyal bahwa persaingan skutik 150 cc di Tanah Air berpotensi semakin ramai dalam waktu dekat. Lihat Selengkapnya
Suzuki Victorious Contest 2025 Jadi Ajang Adu Kompetensi 246 Teknisi Motor
25 Feb 2026
Suzuki Victorious Contest 2025 Jadi Ajang Adu Kompetensi 246 Teknisi Motor 25 Feb 2026 Purwokerto, Goodcar.id – Standar layanan bengkel resmi tidak boleh stagnan. Itu yang coba dijaga oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) lewat gelaran Suzuki Victorious Contest 2025 kategori Teknisi Sepeda Motor. Babak final nasional kompetisi ini berlangsung pada 11 Februari 2026 di SMK Wiworotomo Purwokerto. Lokasi tersebut bukan dipilih secara acak, melainkan bagian dari kolaborasi jangka panjang Suzuki dengan dunia pendidikan vokasi. Ajang ini menjadi puncak dari proses seleksi panjang yang sudah dimulai sejak level main dealer. Total ada 246 teknisi yang ikut dari tahap awal, lalu disaring secara bertahap hingga tersisa finalis terbaik di tingkat nasional. Bagi Suzuki, teknisi adalah wajah layanan aftersales. Kualitas mereka menentukan bagaimana konsumen merasakan pengalaman servis di bengkel resmi. Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service SIS, menegaskan pentingnya kompetisi ini bagi perusahaan. “Suzuki Victorious Contest merupakan salah satu upaya Suzuki untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi yang merupakan ujung tombak layanan aftersales. Lewat cara ini, kami memotivasi para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen. Sejak babak penyisihan awal, kompetisi ini diikuti oleh 246 teknisi sepeda motor Suzuki,” ujar Hariadi. Proses seleksinya dibuat berjenjang. Dari kompetisi internal di masing-masing main dealer, lanjut ke regional, hingga akhirnya bertemu di panggung nasional. Artinya, yang lolos ke final memang sudah teruji di wilayahnya masing-masing. Di babak final, para teknisi tidak hanya diuji secara teori. Seluruh rangkaian dirancang menyerupai kondisi kerja nyata di bengkel resmi. Ada empat tahap utama yang harus dilalui: Tes Teori, untuk mengukur pemahaman produk dan sistem sepeda motor Suzuki. Tes Pengukuran, yang menilai ketepatan penggunaan alat sesuai standar operasional (SOP). Tes Praktik, menguji keterampilan teknis saat melakukan servis. Troubleshooting, untuk melihat kecepatan dan akurasi dalam mendiagnosis serta menyelesaikan masalah kendaraan. Setiap peserta dituntut bekerja cepat tanpa mengorbankan prosedur keselamatan dan ketelitian. Parameter penilaian mencakup presisi kerja, efisiensi waktu, hingga kepatuhan terhadap standar bengkel resmi. Final nasional tahun ini diikuti perwakilan dari Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, dan Samarinda. Suasana kompetisi tetap serius, meski acara juga diselingi hiburan lokal seperti Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan. Ini Para Juara Nasional 2025 Dari hasil akumulasi nilai seluruh tahap, tiga teknisi terbaik nasional berhasil ditetapkan: Juara Pertama: Heru Khabib Muslim – PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta Juara Kedua: Harsono – PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang Juara Ketiga: Rajiman – PT Insan Sarana Maju Cirebon Ketiganya dinilai unggul dalam kombinasi pemahaman teori dan ketepatan praktik. Bukan cuma cepat, tapi juga sesuai prosedur. Pemilihan SMK Wiworotomo Purwokerto sebagai lokasi final membawa pesan tersendiri. Kolaborasi antara industri dan sekolah kejuruan dinilai penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia otomotif. Kompetisi yang sudah berlangsung sejak 1999 ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi teknisi di jaringan resmi Suzuki. Mereka yang sehari-hari bekerja di balik layar kini mendapat ruang untuk menunjukkan kompetensinya secara nasional. Hariadi menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi tahunan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kualitas layanan. “Melalui ajang yang telah berlangsung sejak tahun 1999 ini, kami ingin memastikan kualitas teknisi selalu terjaga untuk memberikan hasil kerja yang presisi bagi pelanggan. Di samping itu, kompetisi ini juga menjadi bentuk apresiasi Suzuki bagi para teknisi yang selama ini telah berkontribusi memberikan pelayanan terbaik di seluruh jaringan resmi,” tutupnya. Di tengah persaingan industri sepeda motor yang makin kompetitif, layanan purna jual menjadi faktor pembeda. Lewat Suzuki Victorious Contest 2025, PT Suzuki Indomobil Sales menegaskan bahwa kualitas teknisi tetap jadi prioritas. Bagi konsumen, hasilnya sederhana servis yang lebih presisi, diagnosis lebih akurat, dan standar kerja yang konsisten di seluruh jaringan resmi. Dan di balik layar bengkel yang terlihat biasa saja, ada proses seleksi ketat yang memastikan setiap motor Suzuki ditangani oleh teknisi yang benar-benar kompeten. Lihat Selengkapnya
GIICOMVEC 2026 Siap Digelar, Fokus Perkuat Industri Kendaraan Komersial
25 Feb 2026
GIICOMVEC 2026 Siap Digelar, Fokus Perkuat Industri Kendaraan Komersial 25 Feb 2026 Jakarta,GoodCar.id — GAIKINDO kembali menggelar GIICOMVEC 2026, pameran business-to-business khusus kendaraan komersial yang akan berlangsung pada 8–11 April 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Ajang ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Tahun ini, GIICOMVEC hadir dengan perubahan signifikan, yakni pindah ke Hall B dan Hall C JIExpo untuk mengakomodasi peningkatan minat industri. Total area pameran mencapai lebih dari 16.000 meter persegi. Lokasi baru ini diklaim menawarkan akses yang lebih mudah bagi pelaku usaha yang ingin menjajaki solusi transportasi komersial terkini. Di tengah dinamika pasar domestik, ekspor otomotif Indonesia justru mencatat tren positif. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan utuh (CBU) ke 93 negara mencapai 518.212 unit, naik 9,75 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 472.194 unit. Dari jumlah tersebut, kendaraan komersial menyumbang 20.326 unit atau hampir 4 persen dari total ekspor nasional. Angka ini menegaskan peran kendaraan niaga sebagai salah satu penopang industri otomotif Indonesia di pasar global. Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan capaian tersebut menjadi indikator bahwa manufaktur otomotif nasional semakin kompetitif. “Capaian ekspor ini membuktikan kualitas produksi otomotif Indonesia diakui pasar global. Momentum ini harus dijaga melalui peningkatan kapasitas dan efisiensi produksi,” ujar Putu. Saat ini, produksi kendaraan nasional berada di kisaran 1,2 juta unit per tahun dengan kapasitas terpasang mencapai 2,59 juta unit. Artinya, ruang ekspansi masih terbuka lebar. GIICOMVEC Jadi Arena Ketemunya Produsen dan Buyer Sebagai pameran B2B, GIICOMVEC dirancang untuk mempertemukan produsen dengan calon pembeli potensial, termasuk buyer mancanegara. Targetnya jelas: membuka peluang ekspor baru sekaligus memperluas penetrasi kendaraan niaga Indonesia. Sejumlah merek kendaraan komersial dipastikan hadir, mulai dari Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, hingga Wuling. Tak hanya itu, area khusus China Pavilion juga akan hadir untuk menampilkan teknologi dan inovasi terbaru dari pelaku industri asal Tiongkok. Industri karoseri nasional serta sektor pendukung otomotif turut ambil bagian, memberikan gambaran menyeluruh mengenai ekosistem kendaraan komersial. Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menekankan bahwa GIICOMVEC bukan sekadar etalase produk. “GIICOMVEC adalah platform terpadu bagi pelaku bisnis untuk menemukan solusi armada sesuai kebutuhan operasional. Pengunjung bisa mempelajari teknologi sasis, desain karoseri, hingga inovasi industri pendukung dalam satu waktu,” kata Anton. Target 11 Ribu Trade Visitors Penyelenggaraan keempat GIICOMVEC ini menargetkan lebih dari 11 ribu trade visitors. Mereka berasal dari sektor transportasi, logistik, manufaktur, jasa keuangan, ritel, energi, konstruksi, hingga instansi pemerintah. GAIKINDO juga menggandeng berbagai asosiasi industri untuk memastikan partisipasi pelaku usaha berjalan optimal. Selain pameran, GIICOMVEC 2026 menghadirkan program Daily Seminar yang membahas isu bisnis aktual. Salah satu agenda utama adalah seminar bersama KAMSELINDO yang mengangkat topik kepatuhan, keselamatan, serta risiko hukum dalam transportasi barang berbahaya dan beracun (B3). Pengunjung juga dapat mengakses Demo Area Truck & Bus, area interaktif untuk menyaksikan sekaligus mencoba teknologi kendaraan komersial secara langsung. Fasilitas ini memberi kesempatan bagi pelaku usaha mengevaluasi performa unit sebelum mengambil keputusan investasi. Sebagai pameran berbasis bisnis, GIICOMVEC tidak memberlakukan tiket masuk umum. Pelaku industri dapat mendaftar sebagai trade visitors melalui situs resmi GIICOMVEC. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.